| Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smaradhana Elhaj |
agiodeli – Penyidik Polres Tapsel telah memeriksa 3 saksi terkait kasus kebakaran yang menewaskan 4 bersaudara di Poken Salasa, Kecamatan Poritibi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara.
"Tiga
orang yang diperiksa tersebut berasal dari keluarga korban kebakaran,” ujar Kapolres
Tapsel, AKBP Roman Smaradhana Elhaj kepada
wartawan di Markas Polres Tapsel, Jalan SM Raja, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan,
Kota Padang Sidempuan, Senin (21/2/2022).
AKBP Roman
menjelaskan, kebakaran yang menewaskan empat anak itu diduga akibat arus pendek dari salah
satu ruangan di rumah mereka. "Keempat korban sedang tertidur ketika itu.
(Setelah dievakuasi dan diotopsi) langsung dikebumikan di kampung mereka,” tuturnya.
Peristiwa kebakaran itu sendiri terjadi Minggu
(20/2/2022) malam. Para korban adalah empat
bocah bersaudara, masing-ngasing Aisah Ritonga (15), Dian Ritonga
(18), Ayu Ritonga (8), dan Madan Ritonga (4).
Saat api mengamuk, Darwin
Ritonga (46), ayah mereka sedang pergi ke warung, berjarak sekitar dua rumah
dari kediaman mereka. Sementara ibu mereka sedang bekerja membantu mencari
nafkah keluarga.
Belakangan diketahui, istri
Darwin membantu menafkahi keluarganya dengan berprofesi sebagai tukang urut. "Orang tua korban tidak berada
di rumah, orang tua laki-laki berada di warung yang berjarak 2 rumah dari TKP
kebakaran. Sementara ibu mereka sedang bekerja di luar rumah,”
ungkap Kapolsek Padang Bolak, AKP Zulfikar, SH.
Jiran tetangga mengetahui adanya kobaran api sekira pukul 22.40 Wib. Mereka
berupaya menolong, tetapi api sudah kadung membesar sehingga tak berani mereka
tembus. (dirga)