-->

Proyek Kolam Retensi di Medan Masih Terkendala Anggaran BBPJN

Editor: dicky irawan author photo
Rapat pembahasan proyek pembangunan kolam retensi di ruang Banmus, lantai II Gedung DPRD Kota Medan, Senin (27/4/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky)

Agiodeli.id -  Kolam retensi untuk mengatasi masalah banjir di pintu masuk jalan tol Letda Sudjono terkendala anggaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk pembangunan drainase. Mengingat, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) dan Dinas PKPCKTR sudah siap menggelontorkan anggaran hingga Rp 29 milyar untuk pembebasan lahan kolam retensi di Benteng Hulu, Jalan Letda Sudjono, Medan Tembung, Kota Medan. 

Hal itu terungkap dalam rapat pembahasan proyek kolam retensi dengan sejumlah dinas terkait yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Zulkarnaen di ruang Badan Musyawarah (Banmus) lantai II DPRD Kota Medan, Senin (26/4/2026).

Dalam rapat tersebut, perwakilan BBPJN mengungkapkan pihaknya sudah mengajukan anggaran pembangunan drainase untuk mengalirkan genangan air ke kolam retensi sebesar Rp 14 milyar. Namun sayangnya, anggaran tersebut belum juga bisa terwujud.

"Kami akan mencoba terus mengajukan anggaran itu, semoga bisa disetujui. Karena sebelumnya kami sudah mengajukannya, tapi anggarannya ditolak," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PKPCKTR, Jhon Ester Lase mengatakan, pihaknya sudah menyediakan anggaran untuk pembangunan kolam retensi di Benteng Hulu, Medan Tembung. 

"Anggarannya sekitar 29 milyar. Tapi kalau bisa, BBPJN juga bisa menembuskan anggarannya agar proyek pembangunan kolam retensi ini bisa berjalan maksimal," paparnya.

Jhon Ester Lase mengkhawatirkan, proyek pembangunan kolam retensi tersebut akan mangkrak bila anggaran BBPJN tersebut belum disetujui. 

"Bila kolam retensinya sudah dibangun tapi drainasenya belum tersedia karena anggaran dari BBPJN belum tersedia, maka kolam retensinya tidak bisa difungsikan dan akan dinilai masyarakat proyek ini mangkrak," tegasnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Zulkarnaen menyakini anggaran di BBPJN itu bakal disetujui. Apalagi, proyek pembangunan kolam retensi itu murni untuk kepentingan masyarakat.

"Lagi pula tidak besarnya anggarannya, cuma 14 milyar. Minta tolonglah BBPJN supaya bisa menenbuskan anggarannya.

Karena sia-sia saja bila kolam retensinya sudah tersedia tapi drianasenya belum beres," paparnya. (dicky)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com