Agiodeli.id – Ketua Fraksi PAN-Perindo DPRD Kota Medan, T. Bahrumsyah menegaskan Pancasila bukan sekadar bacaan dan hafalan, tapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu disampaikannya saat Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Kelapa Gang : A. Kasim Lingkungan XIX, Kelurahan Belawan Sicanang, Medan Belawan, Sabtu (8/8/2026).
"Para pemimpin bangsa terdahulu membuat fondasi agar bangsa Indonesia kuat. Lahirlah Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa," kata Bahrumsyah.
Wakil Ketua Komisi III itu menjabarkan satu per satu makna lima sila.
Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan bangsa ber-Tuhan dan beragama. Sila kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab mengajarkan toleransi dan beradab. "Perilaku saja tidak cukup. Perlu adab, agar tidak biadab," ujarnya.
Sila ketiga Persatuan Indonesia, menurutnya sangat relevan karena Indonesia dihuni berbagai ras, suku dan agama yang rentan pecah belah.
"Sikap toleransi sudah menjauh dan sesama anak bangsa saling menyakiti. Sila ketiga ini mengajarkan kita tetap satu bangsa, satu negara dan satu tanah air," sebut legislator Dapil II Marelan, Labuhan, Belawan itu.
Sila keempat Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan mengajarkan pengambilan keputusan dengan musyawarah dan gotong royong, bukan voting liberal.
Sila kelima Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia mengajarkan saling membantu dan penguasa membantu rakyat.
"Mari kita kembali ke Pancasila dalam menjalankan kehidupan. Kalau nilai-nilai Pancasila dijalankan dengan baik, maka kehidupan berbangsa dan bernegara akan damai," pungkasnya. (dicky)
