Observasi Langkat Hulu, Tengku Zainuddin dan BBI Didukung Manuprojectpro Indonesia

Editor: Donny author photo

Budayawan Tengku Zainuddin (kiri) berdiskusi dengan Dr. Immanuel Prasetya Gintings, M.Hum di Studio Manuprojectpro Indonesia, Jalan Seto, Medan, Jumat (2/9/2022)

 AgioDeli.id- Sebagai sebuah wilayah peradaban, Langkat Hulu sedang menjadi objek observasi Bingkai Budaya Indonesia (BBI). Untuk menghasilkan produk kebudayaan yang paripurna, aktivitas ilmiah ini menyertakan Yayasan Sinema Manuprojectpro Indonesia.

"Patut digarisbawahi, Langkat Hulu secara administratif beririsan dengan dua daerah otonomi tingkat dua di Sumatera Utara, yakni Kabupaten Langkat dan Kota Binjai. Namun sebagai wilayah peradaban Etnis Karo, otonomisasi tetap tak bisa membelah Langkat Hulu," jelas Founder BBI, Tengku Zainuddin kepada media di Studio Sinema Manuprojectpro Indonesia, Jalan Seto, Medan, Jumat (2/9/2022).

BBI sebagai wadah berhimpun pegiat kebudayaan, lanjut Tengku, melakukan observasi terhadap Langkat Hulu untuk menjalankan amanat Undang-Undang No 5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Targetnya, menggali nilai-nilai peradaban Etnis Karo di Langkat Hulu secara komprehensif.

"Nilai-nilai peradaban yang dimaksud pastinya mencakup objek kebudayaan benda maupun tak benda, yang kemudian akan dijabarkan sebagai objek pemajuan kebudayaan. Ini sumbangsih kita kepada seluruh stakeholder dalam menjalankan amanat Undang-Undang No 5/2017," urainya lagi.

Dalam praktiknya, lanjut budayawan ini, aktivitas ilmiah tersebut membutuhkan dukungan banyak pihak. Dia bersyukur Yayasan Sinema Manuprojectpro Indonesia menyatakan kesiapannya mendukung upaya BBI ini.

Diketahui, Yayasan Sinema Manuprojectpro Indonesia merupakan lembaga yang juga berkonsentrasi dalam upaya pemajuan kebudayaan di Indonesia. Yayasan ini dipimpin Dr. Immanuel Prasetya Gintings, M.Hum.

Sosok pendidik yang akrab disapa Manu tersebut juga merupakan dosen Linguistik/Sastra Inggris Universitas Negeri Medan. Yayasan yang dibangunnya, selama ini dikenal berperan aktif dalam upaya pemajuan kebudayaan lewat karya-karya sinematografi.

"Jadi dalam kaitan project observasi Langkat Hulu, Bang Manu akan mengerahkan potensi lembaganya untuk kebutuhan dokumentasi dan penyebaran informasi," ungkap Tengku.

Tengku menambahkan, dalam kurun waktu berjalannya observasi, pemuda-pemuda Langkat Hulu nantinya akan mendapat kesempatan belajar teknik-teknik dasar dokumentasi dan sinematografi dari Yayasan Sinema Manuprojectpro Indonesia.

"Bang Manu yang menegaskan itu. Silakan bagi pemuda-pemuda Langkat Hulu yang berminat," pungkas Tengku.

Di kesempatan sama, Dr. Immanuel Prasetya Gintings, M.Hum mengutarakan alasannya melibatkan diri dalam project BBI di Langkat Hulu. Bukan semata lantaran project itu berkaitan dengan Etnis Karo, tetapi lebih karena kesamaan idealisme dalam menjalankan upaya pemajuan kebudayaan.

"Saya menjabarkan alasan saya dengan mengutip peribahasa Karo, yakni Pesikap Kuta Kemulihen, Pijak Bumi Junjung Langit," ungkapnya sembari tersenyum. (indra)
Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com