-->

DPRD Medan Dukung Penuh Rencana Pelatihan Pelaku UMKM Berjualan Online

Editor: dicky irawan author photo
Anggota DPRD Kota Medan, Faisal Arbie. (Foto : ist)

Agiodeli.id - Guna meningkatkan pertumbuhan dan pemulihan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Medan untuk bangkit pasca bencana. Pemko Medan melalui Dinas UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan akan melakukan pelatihan strategi digital kepada 100 pelaku usaha. 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar AP MSi didampingi Kabid Perindustrian Sutan Partahi SH MM ketika dihubingi PosRoha.com, Rabu (25/3/2026). 

Disampaikan Hendra Ridho Gunawan Siregar, pelatihan strategi digital itu akan dilaksanakan, Jumat 27 Maret 2026 yang diikuti 100 pelaku usaha dari berbagai sektor usaha. Saat pelatihan akan diisi pemaparan dan pemahaman dari berbagai nara sumber seperti Lazada Trainer dan Pro Fotografer.  "Tujuannya untuk melatih peningkatan penjualan melalui strategi sfektif berjualan online," sebutnya. 

Bukan itu saja kata Hendra Rido Gunawan Siregar, peserta juga akan mendapat teknik fotografer produk untuk memperkuat identitas brand dan perhatian konsumen. "Harapan kita melalui pelatihan strategi digital para pelaku UMKM di Medan  bangkit kembali dan naik kelas," tambah Gunawan.

Ditambahkan Hendra Ridho, para pelaku usaha akan mendapat pengenalan dan pemanfaatan digital marketing yakni strategi berjualan online. Juga peserta akan dilatih membuat konten visual yang menarik untuk promosi digital melalui teknik fotografer produk memperkuat identitas brand dan perhatian konsumen.

Ditambahkan Hendra Ridho, saat pembukaan pelatihan nanti direncanakan akan dihadiri Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas sekaligus memberikan motivasi sebagai bentuk kepedulian pelaku UMKM di Medan dapat Naik Kelas. 

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Medan dr Faisal Arbie M Biomed kepada wartawan menyampaikan dukungannya dilakukan pelatihan kepada seluruh pelaku UMKM di Medan. Dikatakan dr Faisal, kiranya pelatihan dapat berkelanjutan dan tetap dilakukan evaluasi agar lebih lebih baik.

Ke depan kata dr Faisal, supaya terus diinformasikan dan sosialisasi di setiap Kecamatan atau Kelurahan. Sehingga tidak ada kesenjangan dan framing bahwasannya program tersebut ditujukan untuk pelaku UMKM  tertentu. (dicky)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com