| Proses pembongkaran makam Hj Ida Gorga Harahap. foto: ISTIMEWA |
agiodeli – Terduga pembunuh Hajjah Ida Gorga Harahap ditembak polisi lantaran melawan saat akan ditangkap. Kasus kematian perempuan warga Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, itu menjadi urusan polisi setelah pihak keluarga mencurigai adanya tindak kekerasan.
Terduga pelaku yang ‘dihadiahi’ timah panas adalah RH. Dia ditembak tepat pada kaki sebelah
kanan.
Kapolres
Padangsidimpuan AKBP Juliani Priharitini mengatakan tindakan tegas
terukur itu dilakukan pihaknya lantaran RH mencoba melawan petugas.
“RH terpaksa
ditembak karena mencoba melawan,”ujarnya kepada wartawan dalam pemaparan
kasus di Markas Polres Padangsidimpuan, Jalan Serma Lian Kosong, Jumat (18/2/2022).
Selain melawan petugas, lanjut AKBP Juliani, RH juga
mencoba menyembunyikan
barang bukti. Upaya itu dilakukan RH ketika Tim Reskrim Polres Padangsidimpuan sedang
berusaha menangkap F, teman RH yang ikut diduga membunuh Ida Gorga
Harahap.
Menurut
Kapolres, RH sudah lebih dulu ditangkap tidak jauh dari rumah korban di Jalan
Ompu Sarudak, Hutaimbaru, Padangsidimpuan. Sedangkan F ditangkap di Kabupaten
Padanglawas Utara (Paluta).
Kasus kematian Bu Hajjah, demikian tetangga menyapa Ida
Gorga Harahap semasa hidup, menjadi perhatian masyarakat Kota Padangsidimpuan
setelah aparat Polresta Padangsidimpuan membongkar makamnya. Pembongkaran makam
wanita yang semasa muda berprofesi sebagai dokter gigi ini dilakukan lantaran
pihak keluarga mencurigai adanya tindak kekerasan.
Tutup usia 72 tahun, jenazah Ida Gorga Harahap ditemukan Sabtu, 18
Desember 2021, di kediamannya. Sebelumnya, tetangga dan pihak keluarga
curiga lantaran almarhumah
sudah empat hari tidak keluar rumah.
Saat ditemukan, jenazah almarhumah sudah membusuk. Ketika
masih aktif menjadi dokter gigi, almarhumah sempat membuka praktik di Jakarta
Selatan. (dirga)