-->

REI Sumut Targetkan Bangun 25 Ribu Rumah MBR, Wagubsu Minta Perbankan Bantu Mewujudkannya

Editor: dicky irawan author photo
Buka Puasa Bersama, Santunan Anak Yatim dan Dhuafa REI Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut di Medan, Kamis (12/3/2026). (Foto : ist)

Agiodeli.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, BSc meminta kepada semua pihak, khususnya perbankan mendukung Real Estat Indonesia (REI) Sumatera Utara (Sumut), membangun 25 ribu rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 

Hal ini diungkapkan Surya saat memberi sambutan pada acara Buka Puasa Bersama, Santunan Anak Yatim dan Dhuafa REI Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut di Medan, Kamis (12/3/2026). 

“Semoga apa yang sudah dilaksanan terus direalisasikan dengan baik, yang belum terlaksana bisa dilaksanakan sebaik-baiknya. Ini merupakan kepedulian dari REI, ini perlu didukung,” papar Surya. 

Ia juga mengucapkan terima kasih pada REI Sumut yang sudah berinisiatif melaksanakan acara dengan mengundang anak yatim dan seluruh stakeholder. 

“Semoga ini jadi momentum memperkuat silaturahmi dan kebersamaan kita semua,” ujanya. 

Ketua DPD REI Sumut, Rakutta Karo Karo menjelaskan secara Nasional target Presiden Prabowo pada tahun 2025 dan 2026 masing-masing sebanyak 350 ribu unit rumah MBR. 

Pada tahun 2025, capaian nasional sebanyak 278.868 unit rumah MBR atau setara dengan 78 persen. Dari jumlah tersebut, Sumatera Utara berhasil membangun 11.494 unit rumah MBR. 

“Nah, DPD REI Sumut sendiri itu realisasinya mencapai 6.504 unit, setara dengan 56 persen target di Sumut,” jelasnya. 

Tahun ini targetnya masih sama yakni 25 ribu unit rumah MBR di seluruh Sumatera Utara. REI akan menjalin kerjasama dengan berbagai perbankan untuk merealisasikan target tersebut. 

"Target kita sesuai dengan instruksi Pak Gubernur, yakni 25 ribu unit. Kita upayakan dengan berbagai kondisi sekarang ini. Apalagi sekarang sudah ada manajemen baru di Bank Sumut. Payroll ASN, PPPK itu kan di Bank Sumut, harapan kita memang mereka bisa menyumbang yang terbesar, kalau ada 5.000 unit MBR didukung dari Bank Sumut, sudah naik realisasi kita," paparnya. 

Menurutnya kendala pembangunan rumah MBR di Sumatera Utara saat ini terkait dengan stimulus dan perizinan LSD atau Lahan Sawah Dilindungi. Sebelum adanya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Sumatera Utara, terutama di Deli Serdang, izin untuk lahan rumah subsidi itu sangat-sangat terganggu. 

Buka Puasa Bersama, Santunan Anak Yatim dan Dhuafa REI Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut di Medan, Kamis (12/3/2026). 

“Karena pemerintah mengklaim peta yang hijau-hijau semua sebagai lahan pertanian, lahan LP2B. Jadi sebelum tata ruangnya itu clear, kita terganggu karena lahan yang paling utama itu di Deli Serdang. Bukan hanya Deli Serdang, Pak Presiden minta itu di 9 provinsi termasuk kita Sumatera Utara paling lama di bulan Juni," ungkapnya. 

Ketua Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) REI Sumut, Andi Atmoko Panggabean menyebutkan REI ini adalah mitra strategis pemerintah. RIE bukan hanya membangun rumah, tapi membangun peradaban dan menggerakkan ekonomi. Ada 185 industri ikutan yang bergerak kalau sektor properti ini jalan. 

Mengenai kendala lahan, masalah RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) ini menjadi kunci. Ia berharap pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara segera menyelesaikan RDTR-nya supaya zonasi untuk pemukiman itu jelas. Jangan sampai pengembang sudah bebaskan lahan, ternyata zonasinya bukan untuk pemukiman. 

“Terkait kuota FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), kita di tingkat pusat (DPP) terus berkoordinasi dengan kementerian agar kuota ini ditambah atau setidaknya jangan sampai terjadi kekosongan di tengah tahun. Karena kasihan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang sudah mengidamkan rumah tapi terkendala kuota yang habis," jelasnya. 

Ketua Panitia Buka Puasa Bersama REI Sumut, Gabriel Pandiangan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada semua pihak yang meluangkan waktu hadir pada acara buka puasa bersama DPD REI Sumut. 

Menurutnya selama bulan suci Ramadan tahun ini, DPD REI Sumatera Utara melaksanakan serangkaian kegiatan sosial dan keagamaan sebagai bentuk kepedulian serta komitmen kami untuk terus berbagi kepada masyarakat. 

Adapun rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain Safari Ramadan serta penyaluran 1.000 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah Sumatera Utara, di antaranya Pematangsiantar, Simalungun, Tebing Tinggi, Asahan, Tapanuli Tengah, Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan. 

Penyaluran bantuan ke beberapa masjid juga dan panti asuhan di sekitar Kota Medan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial keluarga besar REI Sumatera Utara untuk turut berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini. 

“Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan Ramadan tersebut, pada hari ini kita bersama-sama melaksanakan buka puasa bersama DPD REI Sumatera Utara yang selain menjadi momentum berbagi dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan, juga menjadi ajang silaturahmi yang semakin mempererat hubungan persaudaraan antara DPD REI Sumatera Utara dan seluruh stakeholder di Sumatera Utara,” katanya. 

Ia juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyambutan maupun pelayanan terdapat kekurangan ataupun hal-hal yang dirasakan kurang oleh tamu undangan. (dicky)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com