agiodeli- Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2022 sebesar Rp45.053.368 per orang. Usulan biaya haji 2022 itu disampaikan saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, Rabu (16/2/2022).
Besaran usulan biaya haji 2022 ini meningkat dari tahun sebelumnya. BPIH 2020 reguler sebesar Rp31,45 juta hingga Rp38,35 juta, sedangkan BPIH 2021 menjadi Rp44,3 juta.
Yaqut Cholil Qoumas merincikan BPIH sebesar Rp45.053.368 sudah termasuk biaya penerbangan, biaya hidup, sebagian biaya di Mekkah dan Madinah, biaya visa dan biaya PCR di Arab Saudi.
Melansir dari tempo.co, Kamis (17/2/2022), Yaqut Cholil Qoumas menambahkan sejumlah pertimbangan usulan BPIH itu untuk menyeimbangkan serta meringankan beban biaya yang harus dibayar seorang calon haji.
"Penyeimbang antara besaran beban jemaah dengan keberlangsungan ibadah haji di tahun berikutnya. Keseimbangan tersebut untuk meringankan jemaah dengan biaya yang harus dibayar," jelas Yaqut.
Lebih lanjut Yaqut menambahkan, komponen BPIH yang dibebankan dari dana pembiayaan tidak langsung diusulkan Rp8,9 triliun.
Komponennya, meliputi nilai manfaat, dana efisiensi haji dan sumber lain yang sah.
Pertimbangannya adalah penetapan penerbangan haji disusun dengan memperhatikan jarak dari masing-masing embarkasi ke Arab Saudi, prinsip rasionalitas, kewajaran harga. Lalu kualitas layanan dalam pembiayaan komponen BPIH dengan Standar Biaya Masukan (SBM) yang ditetapkan Menteri Keuangan.
"Dasar pembiayaan di Arab Saudi menggunakan Ta'limatul Hajj yang ditetapkan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Efisiensi dan efektivitas kewajaran biaya," jelas Yaqut.
Setelah menyampaikan usulan itu, nantinya biaya perjalanan ibadah haji reguler ini akan dibahas dalam rapat Panitia Kerja (Panja) DPR.
Di sisi lain, hingga saat ini Pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian soal penyelenggaraan ibadah haji 2022. Padahal waktu persiapan tinggal 3,5 bulan untuk pemberangkatan pertama.
"Jika mengacu pada kalender hijriah dan asumsi normal, jemaah haji pertama akan mulai berangkat pada 5 Juni yang artinya persiapan untuk pemberangkatan ibadah haji 2022 terhitung pendek," pungkasnya. (dicky)