![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, Ahmad Afandi. |
Agiodeli.id - Sampai hari ini tercatat sebanyak 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengalami kekosongan pimpinan definitif
Hal menyusul dilantiknya Illyan Chandra Simbolon, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang sebelumnya diketahui sebagai Kadisnaker Kota Medan.
Kemudian Nurbaiti Harahap menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang sebelumnya juga sebagai Kepala DPMPTSP Kota Medan
Artinya ke 10 dinas tersebut hanya dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt) tanpa adanya kepala dinas (kadis) yang notabene merupakan pejabat eselon II.
Padahal untuk menjalannya organisasi di suatu dinas, keberadaan kadis sangat dibutuhkan, terutama menyangkut penggunaan anggaran.
Menyikapi ini Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Ahmad Afandi Harahap mempertanyakan sikap Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
“Tentu saja kita mempertanyakan sikap tegas Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas,”ungkap Ahmad Afandi, dikutip Kamis (8/1/2026).
Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan ini pun menyayangkan sekaligus mempertanyakan sikap Rico Waas yang begitu gampang melepaskan pejabat strategis tersebut.
Padahal ini merupakan aset penting yang harus dijaga dan dipertahankan. Kalau pejabat eselon II bisa keluar masuk begitu mudah, lalu siapa yang sebenarnya mengendalikan birokrasi kota ini ? tanya Ahmad Afandi. (dicky)
