![]() |
| Penyaluran 2 000 paket Bansos dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di Kota Medan, (foto : ist) |
Agiodeli.id — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menebarkan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial bertajuk “Ramadan Berbagi Menebar Kebaikan, Menggapai Keberkahan.”
Program ini merupakan inisiatif yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat, khususnya para bilal mayit, nazir masjid, serta masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 2.000 paket bakti sosial disalurkan kepada para penerima manfaat yang terdiri dari bilal mayit, nazir masjid, guru mengaji, marbot, imam masjid, serta masyarakat dhuafa di Kota Medan.
Kegiatan dilaksanakan di Masjid Al Azis, Jalan Karya Wisata, Komplek Vila Kencana, Gedung Johor, Medan Johor, bekerja sama dengan Yayasan SCI (Sinergi Cita Indonesia).
Program Ramadan Berbagi ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian sosial yang terus didorong oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dalam membangun hubungan yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat.
Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, serta semangat berbagi kepada sesama.
Di bawah kepemimpinan Agus Andrianto, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak hanya fokus pada penguatan kinerja kelembagaan dan pelayanan publik, tetapi juga terus mendorong berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Pendekatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik serta menghadirkan kehadiran negara yang semakin dirasakan oleh masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Lapas Kelas I Medan, Yayasan SCI (Sinergi Cita Indonesia), para penerima manfaat, serta masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hamdan Syukron, S.Ag.
Sambutan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia disampaikan oleh Sukamto, S.Kom., M.H., selaku Kepala Seksi Pemeriksaan III Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan yang hadir mewakili jajaran Kementerian.
Dalam kesempatan tersebut, Sukamto menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan SCI (Sinergi Cita Indonesia) serta seluruh pihak yang telah memfasilitasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan bakti sosial ini. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian yang diinisiasi oleh Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan kepada masyarakat,” paparnya.
Dalam sambutannya, Irwansyah Putra Nasution, S.H., M.H. selaku Ketua Yayasan SCI (Sinergi Cita Indonesia) sekaligus Ketua Umum Pemuda ICMI Sumatera Utara mengapresiasi dan mengucapan terima kasih kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, atas kepedulian dan perhatian beliau kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial ini. Semoga bantuan yang diberikan menjadi berkah dan memberikan manfaat bagi para penerima,” ungkap Irwansyah.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Bilal Mayit dan Penggali Kubur Kota Medan, Usman, yang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan kepada para bilal mayit dan nazir masjid.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang telah menyelenggarakan kegiatan bakti sosial ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan para penerima manfaat lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BKM Masjid Al Azis, Dr. Dedi Irawan Nasution, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial yang ditujukan kepada bilal mayit, nazir masjid, guru mengaji, dan para pengurus masjid merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti bagi masyarakat.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemerintah memberikan perhatian kepada profesi-profesi yang memiliki peran penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat. Profesi seperti bilal mayit dan pengurus masjid merupakan pekerjaan yang sangat mulia,” paparnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Lurah Gedung Johor, Ilham Hafid Nasution, yang menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini karena menunjukkan bahwa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan hadir di tengah masyarakat serta memberikan perhatian melalui kegiatan bakti sosial seperti ini,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis paket bakti sosial kepada perwakilan bilal mayit dan nazir masjid, yang dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama. (dicky)
