![]() |
| Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen saat mensosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Medan Perjuangan, Minggu (31/5/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky) |
Agiodeli.id - Lima sila yang terkandung di dalam Pancasila tidak hanya sekedar dihafal tapi juga harus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.PdB di acara Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di halaman SDN 064966, Jalan Sehati, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Minggu (31/5/2026).
"Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini memang baru perdana digelar oleh DPRD Kota Medan. Tapi, kegiatan seperti ini sudah lama dilaksanakan oleh DPRD Sumut dan DPR RI," ujar Wong di hadapan ratusan konstituennya di acara tersebut.
Wong mengatakan, tujuan dilaksankannya acara tersebut karena belakangan ini masyarakat sudah tidak lagi hapal, apalagi mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila.
Padahal, Pancasila merupakan landasan dasar bagi masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.
"Saat ini kami 50 orang anggota DPRD Kota Medan mensosialisasikan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini agar kita mengetahui kembali tentang nilai, moral, etika sesuai yang terkandung dalam Pancasila dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," paparnya.
Dalam kesempatan itu, Wong mencontohkan, ada banyak hali yang terkandung dalam Pancasila, seperti bersosialisasi dengan masyarakat, bertegur sapa dengan tetangga dan bahkan mengurus rumah tangga.
"Tapi, melawan orangtua, membuang sampah sembarangan, merokok di sembarang tempat hingga melakukan kegiatan yang bisa merugikan orang banyak itu contoh kecil masyarakat yang tidak mengamalkan nilai-nilai Pancasila," ujarnya.
Dengan adanya sosialisasi tersebut, Wong menambahkan akan menjadi dasar bagi masyarakat sebagai sumber moral dan etika dalam bermasyarakat.
"Pancasila dibutuhkan sebagai sumber dari segala sumber hukum yang berlaku di Indonesia. Pengalamannya diatur dalam UUD 45. Pancasila berperan dalam bintang komando atau jet star, atau panduan kita dalam arah pembangunan nasional untuk mencapai cita-cita Indonesia yang adil dan makmur," jelasnya.
Atas dasar itu, Wong pun kembali mengajak masyarakat agar kembali mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Marilah kita amalkan nilai-nilai Pancasila ini. Terlebih lagi, nilai-nilai Pancasila tidak bertentangan dengan ajaran agama apapun di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila sejalan dengan ajaran Agama Islam, Kristen, Budha dan Hindu," pungkasnya. (Dicky)
