-->

Rapat Paripurna, Laporan Reses DPRD Kota Medan : Masalah Infrastruktur Jalan dan Drainase Butuh Perhatian Khusus

Editor: dicky irawan author photo
Penyerahan hasil laporan Reses DPRD Kota Medan kepada Walikota Medan, Rico Waas di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (18/5/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky)

ADVERTORIAL

Agiodeli.id - Masalah infrastruktur, seperti perbaikan jalan dan drainase masih menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat kepada Anggota DPRD Kota Medan saat kegiatan Reses-5 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026.

Hal itu terungkap saat Rapat Paripurna, Laporan Pelaksanaan Reses 5 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD Kota Medan 2026 Daerah Pemilihan I sampai V di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (18/5/2026).

Dari daerah pemilihan (dapil) 1-5 Kota Medan, perbaikan jalan menjadi keluhan mendesak yang harus segera diselesaikan Pemko Medan. 

Yang tidak kalah baiknya, selain masalah infrastruktur, terdapat juga masalah pelayanan kesehatan dan ketersediaan lapangan kerja.

Anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus mewakili Dapil I Kota Medan membacakan hasil laporan reses, Senin (18/5/2026).

Mewakili Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil I Kota Medan, Robi Barus membacakan keluhan masyarakat dari Dapil 1 meliputi Medan Barat, Helvetia, Baru dan Petisah mengatakan warga Jalan Sejahtera Medan Petisah meminta drainase yang ada di lingkungannya dibersihkan karena banyak penyumbatan sehingga terjadi genangan air yang menyebabkan bau busuk dan nyamuk yang banyak.

Begitu juga dengan warga Jalan H. Zainal Arifin meminta untuk ditingkatkan air bersih. Sedangkan warga di Jalan Dipanegara, Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru meminta agar parit di sebelah trotoar jalan semuanya ditutup.

"Karena ada 5 balok benton penutup parit tersebut tidak ada, jadi parit terbuka, perjalan kaki apabila tidak hati-hati  maka akan masuk ke parit," paparnya.

Robi Barus pun mengharapkan agar dilakukan pengaspalan jalan di lingkungan-1,Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat (Bantaran Sunga Deli).

Sejumlah anggota DPRD Kota Medan saat menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (18/5/2026).

Warga setempat pun memohon perbaikan saluran drainase di Jalan Pabrik Padi  Kelurhaan Sekip, Kecamatan Medan Petisah.

“Hampir di semua kecamatan Dapil 1 keluhan ini juga kami terima. Parkir liar tepi jalan yang menyebabkan kemacetan juga dikeluhkan masyarakat. Begitu juga dengan banyaknya lampu tepi jalan yang mati,” papar Robi Barus 

Selain itu, Robi menambahkan, pelayanan kesehatan juga diminta untuk ditingkatkan, terutama ketersediaan kamar bagi pasien BPJS dan obat-obatan di rumah sakit milik Pemko Medan.

“Dinas Sosial (Dinsos) juga harus memperhatikan warga Kecamatan Medan Petisah yang banyak tidak menerima bantuan pemerintah, terutama lanjut usia (lansia). Beasiswa pendidikan untuk anak yatim piatu juga harus ditingkatkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan,” paparnya.

Anggota DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggaraini mewakili Dapil 2 Kota Medan membacakan hasil laporan reses, Senin (18/5/2026).

Sementara itu, Tia Ayu Anggraini mewakili Anggota DPRD Kota Medan dari dapil 2 (Medan Belawan, Labuhan dan Marelan) mengatakan, masyarakat Belawan meminta agar penanganan banjir dilakukan secara optimal mengingat kawasan Medan Utara kerap menjadi langganan banjir.

“Drainase pembungaan air tidak ada. Masyarakat meminta Pemko Medan agar membangun saluran drainase baru di Kecamatan Medan Marelan. Dinas PKPCKTR Kota Medan juga diharapkan bisa memberikan bantuan bedah rumah kepada masyarakat mengingat di Kecamatan Medan Belawan banyak rumah tidak layak huni,"  paparnya.

Selain itu, Tia mengharapkan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan agar membuka fasilitas olahraga umum dan memperbanyak kuota beasiswa bagi siswa/i berprestasi di bidang pendidikan.

“Masyarakat juga berharap Pemko Medan bisa memfasilitasi ke PLN terkait listrik dan lampu penerangan. Air PDAM kotor dan sering mati juga dikeluhkan masyarakat,” kata Politisi Gerindra ini. 

Anggota DPRD Kota Medan, Indra Rangkuti mewakili Dapil 3 Kota Medan membacakan hasil laporan reses, Senin (18/5/2026).

Sementara keluhan masyarakat Dapil 3 (Medan Tembung, Deli, Perjuangan dan Timur) yang dibacakan Doli Indra Rangkuti mengatakan, Warga Jalan Lampu Pelita III Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Kecamatan Medan Timur memohon perbaikan jalan yang rusak di jalan tersebut.

Selain itu, warga Jalan Tiga Lingkungan 5, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur memohon pengorekan parit yang tersumbat.

"Warga Jalan Lampu Pelita 1, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur memohon perbaikan jalan yang sudah rusak di jalan tersebut," paparnya.

Selain masalah infrastruktur, Dinas Sosial agar membantu masyarakat untuk mengubah Desil sehingga bisa mendapatkan bantuan PKH lansia maupun disabilitas dari Pemerintah Pusat maupun Program PKH Medan Berkah.

“Masyarakat menilai bantuan saat ini tidak tepat sasaran dan minta agar data diperbarui. Bantuan terhadap siswa miskin juga agar diperhatikan dan dicek ulang lagi datanya,” kata Politisi PKS ini. 

Anggota DPRD Kota Medan, Fauzi mewakili Dapil 4 Kota Medan membacakan hasil laporan reses, Senin (18/5/2026).

Sementara itu, Fauzi mewakili anggota DPRD Kota Medan dari dapil 4 (Medan Denai, Amplas, Kota dan Area),  mengatakan masyarakat banyak mengeluhkan soal jalan rusak, perbaikan drainase dan pohon dengan usia tua yang rentan tumbang menimpa masyarakat.

"Seperti warga Jalan SM. Raja, Kecamatan Medan Kota, meminta agar dilakukan penebangan pohon tua yang keberadaannya sudah sangat mengganggu warga karena akarnya sudah merusak pekarangan rumah sekitar dan juga ranting-rantingnya sudah berjatuhan dan berbahaya," paparnya.

Selain itu, warga Jalan Wahidin Gang Lurah, Kecamatan Medan Area, meminta agar dilakukan pengaspalan jalan yang ada di Gang Lurah. 

"Warga Jalan Rahmadsyah Gang Merpati juga meminta agar dilakukan pengaspalan jalan berlubang yang ada di Gang Merpati, Kotamatsum III, Medan Kota," paparnya.

Selain itu, warga Kecamatan Medan Area, meminta agar dilakukan perbaikan Lampu Jalan yang mati di beberapa titik. Ada 9 titik di Jalan Ismaliyah; 4 titik di Jalan Amaliun.

"Warga Kecamatan Medan Kota, meminta agar dilakukan perbaikan Lampu Jalan yang mati di beberapa titik. Ada 4 titik di Jalan Talaud; 3 titik di Jalan Bintang ; 3 titik di Gang  Kemala I," ujarnya.

Anggota DPRD Kota Medan, Iswanda Nanda Ramli mewakili Dapil 5 Kota Medan membacakan hasil laporan reses, Senin (18/5/2026).

Sementara itu, Iswanda Nanda Ramli yang membacakan keluhan masyarakat dapil 5 (Medan Johor, Polonia, Tuntungan, Sunggal dan Selayang) mendorong agar Pemko Medan merealisasikan program 100.000 lapangan pekerjaan lantaran masih sangat banyak pengangguran meski sudah sarjana.

 “Pelatihan kepada siswa calon pekerja juga harus ditingkatkan karena banyak anak-anak muda usia produktif tapi menganggur,” kata Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Medan ini.

Walikota MedN, Rico Waas di rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (18/5/2026).

Menanggapi semua keluhan itu, Wali Kota Medan, Rico Waas, mengapresiasi semua keluhan yang sudah ditampung anggota dewan untuk segera ditindaklanjuti pihaknya.

“Sudah kita tampung semua untuk dilaksanakan OPD terkait. Beberapa yang menjadi fokus adalah pelayanan kesehatan dan Program PKH Medan Makmur. Kita akan fokus dalam melakukan pendataan bantuan sosial (bansos) termasuk pembaharuan data penerima,” paparnya. (dicky)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com