-->

Kena Begal, Petugas Melati Dinas Kebersihan Dapat Motor Baru dari Bobby Nasution

Editor: AgioDeli.id author photo

agiodeli.com – Walikota Medan Bobby Nasution menjenguk Ramadhoni Boru Hasibuan, Senin (3/1/2022) siang. Sehari sebelumnya, Petugas Melati Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan itu jadi korban pembegalan di Jalan Pinus, Komplek DPRD Kota Medan, Kecamatan Medan Timur.

Setelah berbincang dengan korban, Bobby pun menawarkan uang muka sepedamotor. Korban yang sedang mendapat perawatan di RSUD Pirngadi Medan itu menolak secara halus. Namun, Bobby justru langsung memberinya uang tunai lebih banyak. Cukup untuk membeli motor baru.

Walikota yang juga berstatus mantu Presiden Joko Widodo kemudian berpesan agar wanita petugas kebersihan itu segera bekerja kembali setelah kondisinya pulih. “Kita sangat menyayangkan musibah ini. Saya minta pihak terkait agar segera menangkap pelaku. Saya juga berharap agar peristiwa serupa tak terjadi lagi,” katanya.

Bobby juga menekankan agar perawatan korban erjalan baik. “Kita inginkan seluruh rumah sakit di Medan melayani dengan baik. Terutama Pirngadi ya. Semoga Bu Ramadhoni lekas sembuh dan bisa kembali bekerja seperti sedia kala,” harap Bobby.

Ramadhoni sendiri mengaku kaget dijenguk orang nomor satu di Pemko Medan tersebut. “Terimakasih Pak Wali atas kepedulian dan bantuannya. Ini sangat berharga untuk saya,” katanya.

Soal musibah pembegalan, korban bercerita dirinya di hari kejadian berangkat dari rumahnya di Pasar VIII Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang. Ia mengendarai sepeda motor sendirian, dengan tujuan Jalan Karakatau, Medan, yang menjadi area kerjanya.

Korban melintasi Kompleks Wartawan lalu keluar ke Jalan Cemara. Saat melalui Jalan Pinus, pembegal memukulnya dari belakang.

“Saya langsung mendapat pukulan (dari belakang) jadi terjatuh ke aspal. Habis itu saya gak sadarkan diri. Pelaku membawa sepeda motor saya,” tuturnya lirih.

Wanita yang sudah 12 tahun membersihkan jalanan di Kota Medan ini merasa sudah dibuntuti sebelum kejadian. “Baru kali ini. Sebelum-sebelumnya tidak pernah ada apa-apa di jalan. Kejadian sekitar pukul 06:00 WIB,” jelasnya.

BPJS Tak Menanggung Korban Begal

Camat Medan Timur, Nur Alfi Pane mengatakan pengemudi ojek menemukan Petugas Melati Dinas Kebersihan dan Pertamanan itu tergeletak di jalanan. “Gojek yang nolong, dan warga yang ada di situlah. Terakhir Ibu Kepling Kelurahan Pulo Brayan Bengkel membawanya ke Rumah Sakit Imelda,” imbuhnya.

Malangnya, pihak RS Imelda yang berada di Jalan Bilal, Medan, menolak merawat korban dengan alasan BPJS Ketenagakerjaan tidak menanggung korban begal. “Jadi, kita bersama Aspem (Asisten Pemerintahan) Kota Medan, Pak Sofyan mengarahkan korban ke Rumah Sakit Pirngadi,” ungkapnya.

“Saat ini sudah membaik. Luka-luka ada 3 jahitan di kaki dan tangannya. Tinggal luka memar, mata pun sudah kempis. Bisa melihat, tidak ada kendala,” tukasnya. (donny)

Baca Juga: Kesal Warga Gang Melur Terobati Petugas P3SU

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com