
Wagubsu H. Surya saat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi bersama Mendagri secara Zoom
AgioDeli.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengendalikan inflasi sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Rencana tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Surya, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi 2025 secara virtual dari Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin, 11 Agustus 2025.
Langkah yang akan segera dilakukan antara lain percepatan realisasi APBD, investasi PMA dan PMDN, pembangunan infrastruktur pemerintah, pengendalian harga kebutuhan pokok, pencegahan ekspor-impor ilegal, perluasan lapangan kerja, peningkatan produktivitas sektor pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, industri manufaktur, serta kemudahan perizinan usaha.
“Ini adalah langkah percepatan pertumbuhan ekonomi yang diarahkan pemerintah pusat. Saya minta semua OPD berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk memetakan wilayah yang inflasinya perlu perhatian khusus,” tegas Surya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Sumut secara bulanan (month to month) pada Juli 2025 mencapai 0,76%, dengan penyumbang utama beras, bawang merah, dan kelompok pendidikan. Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, faktor pendidikan memengaruhi inflasi pada Juli–Agustus seiring pembayaran uang kuliah.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menambahkan, puncak produksi beras terjadi pada Juni, sementara memasuki kemarau produksi akan menurun pada September–Oktober. Saat ini stok beras di Bulog dan swasta mencapai 4 juta ton, dengan 1,3 juta ton di antaranya telah digelontorkan Bulog. “Distribusi harus tepat sasaran agar harga beras tetap stabil,” ujarnya.
Rakor tersebut diikuti kementerian terkait, seluruh kepala daerah, pimpinan OPD se-Sumut, instansi vertikal seperti BPS Sumut, Bank Indonesia, dan Bulog wilayah Sumut. (*)