
Rombongan Gubsu menerobos banjir di Tapteng
AgioDeli.id- Memasuki hari kelima pascabencana banjir dan longsor, Kecamatan Tukka di Kabupaten Tapanuli Tengah masih berada dalam status darurat. Akses menuju wilayah tersebut sangat terbatas akibat jalan yang tertimbun material longsor dan aliran sungai yang tersumbat, sehingga menghambat distribusi bantuan kepada warga terdampak.
Warga di sejumlah desa di Tukka meminta percepatan pengerahan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menimbun rumah-rumah mereka sekaligus membuka kembali akses jalan yang terputus.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan pemerintah terus mengupayakan percepatan pembukaan jalur.
“Kami sedang berupaya keras membuka jalur, namun masih diperlukan kerja sama dan kesabaran untuk mencapai wilayah terdampak,” ujar Bobby.
Bantuan Mulai Masuk, Air Bersih Masih Menjadi Kebutuhan Mendesak
Di posko pengungsian SMA Negeri 1 Tukka, bantuan logistik mulai berdatangan, termasuk bahan makanan dan akses internet sementara yang disiapkan agar warga dapat menghubungi keluarga.
Namun kebutuhan air bersih masih menjadi persoalan utama. Pemerintah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pasokan air bersih segera terpenuhi.
Upaya Pemulihan Terus Dipercepat
Pemprov Sumut melalui Gubernur Bobby Nasution berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan lembaga terkait untuk mempercepat pemulihan akses jalan, jaringan listrik, dan komunikasi di wilayah yang terdampak.
“Kami akan terus berupaya membantu warga dan memastikan seluruh bantuan tepat sasaran,” tegasnya.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya stabil. Bobby Nasution mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan pemulihan Tukka dan wilayah Tapanuli Tengah agar situasi segera kembali normal. (*)