-->

Fokus RNI Berkolaborasi dengan BNN Sumut, Polri dan Pemda Perkuat Pemulihan Pengguna Narkoba Berbasis Masyarakat

Editor: B Warsito author photo





Agiodeli.id - Guna mewujudkan dan mengupayakan tindakan serta penanganan penyalahgunaan zat di Pesisir Kota Medan, Lembaga Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia (Fokus RNI) bersama BNNP Sumatera Utara, Polres Pelabuhan Belawan dan Pemerintah Kecamatan Medan Belawan melaksanakan kegiatan sinergitas terpadu. 

Hal tersebut dilaksanakan untuk para korban penyalahgunaan zat yang sebelumnya diamankan oleh aparat kepolisian. Sebanyak belasan klien hasil penjangkauan dan pengamanan Polres Pelabuhan Belawan telah dirujuk ke Lembaga FOKUS RNI untuk menjalani proses stabilisasi awal selama kurang lebih 1 bulan.

Ketua Pengelola Fokus RNI Mifta Fariz menjelaskan, bahwa proses tersebut bertujuan untuk pemulihan kondisi fisik, psikologis, serta pembentukan motivasi perubahan perilaku sebelum memasuki tahap rawatan lanjutan.

"Setelah melewati fase stabilisasi, para klien kemudian melanjutkan proses pemulihan melalui program Rehabilitasi Berbasis Masyarakat yang dilaksanakan oleh BNNP Sumatera Utara melalui Mobil Rehabilitasi Keliling, bertempat di Kantor Camat Medan Belawan, "terang Mifta Fariz kepada Media di Kantor Fokus RNI Deli Serdang, Kamis, 19 Februari 2026.

"Program ini difokuskan pada konseling lanjutan, monitoring kondisi pemulihan, edukasi keluarga, serta penguatan fungsi sosial agar klien dapat kembali beradaptasi di lingkungan masyarakat, "jelasnya. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Camat Medan Belawan, Lurah, serta perangkat Pemerintahan Kecamatan sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah daerah terhadap pemulihan korban penyalahgunaan zat. 

Pemerintah Kec. Medan Belawan juga menegaskan bahwa pendekatan rehabilitatif merupakan langkah strategis dalam menekan angka penyalahgunaan zat sekaligus memulihkan produktivitas masyarakat.

Pihak Polres Pelabuhan Belawan menyampaikan bahwa langkah rujukan rehabilitasi ini merupakan implementasi pendekatan humanis dan kesehatan masyarakat, dimana korban penyalahgunaan zat ditempatkan sebagai individu yang perlu ditolong dan dipulihkan.

Sementara itu, BNNP Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses layanan rehabilitasi melalui program mobil rehabilitasi keliling agar masyarakat pesisir dapat memperoleh layanan tanpa hambatan jarak dan biaya.

Terakhir Mifta menyampaikan, kolaborasi ini menjadi contoh model penanganan terpadu dengn penjangkauan oleh kepolisian, stabilisasi oleh lembaga rehabilitasi sosial, rawatan lanjutan oleh BNN, serta dukungan reintegrasi oleh Pemerintah Kecamatan. 

"Pendekatan berkelanjutan ini diharapkan mampu menurunkan angka kekambuhan dan meningkatkan keberfungsian sosial para penyintas. Melalui kegiatan ini seluruh pihak berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama demi menciptakan lingkungan Medan Belawan yang lebih sehat, aman, dan produktif, serta memberikan kesempatan kedua bagi korban penyalahgunaan zat untuk kembali menjalani kehidupan yang bermakna di tengah masyarakat, "pungkasnya. (B Warsito) 
Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com