![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, Renville Napitupulu. (Foto : ist). |
Agiodeli.id – Fraksi PSI DPRD Kota Medan menyatakan sikap tegas. Keempat anggotanya memilih tidak ikut Bimbingan Teknis penyebarluasan ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) bersama BPIP di Jakarta, 23-25 April 2026.
Ketua Fraksi PSI DPRD Medan Renville Pandapotan Napitupulu SH menyebut kegiatan itu hanya menghabiskan anggaran dan tidak berpihak langsung ke rakyat.
"Fraksi PSI tidak ikut dalam acara pendalaman tugas bimbingan teknis penyebarluasan ideologi Pancasila dan Wasbang di Jakarta," ujar Renville, Selasa (21/4/2026).
Dengan absennya 4 anggota PSI, dari total 50 anggota DPRD Medan, hanya 46 orang yang akan berangkat Bimtek.
Renville juga menegaskan dampaknya. Syarat utama untuk bisa menggelar sosialisasi Wasbang di masyarakat adalah memiliki sertifikat dari BPIP. Jika tidak ikut Bimtek, maka sosialisasi Wasbang oleh anggota Fraksi PSI dipastikan tidak akan dilaksanakan.
Sikap penolakan ini bukan yang pertama. Saat pengesahan perubahan Ranperda DPRD Medan No 1 Tahun 2025 tentang Tata Tertib pada 20 Januari 2026, PSI melalui juru bicaranya Reinhart Jeremy Aninditha sudah menyatakan tidak setuju.
"Fraksi PSI tetap lebih peduli kepentingan masyarakat," tegasnya saat itu.
Sementara itu Plt Sekwan DPRD Medan Erisda Hutasoit, SE, MSP mengatakan pihaknya tetap mengajak dan siap memfasilitasi seluruh anggota DPRD Medan untuk ikut Bimtek Wasbang tersebut. ( dicky).
