![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, T.Bahrumsyah mensosialisasikan penyebarluasan ideologi Pancasila dan Wasbang di Medan Labuhan, Sabtu (11/7/2026). (Foto : ist) |
Agiodeli.id — Anggota DPRD Kota Medan T. Bahrumsyah menegaskan Pancasila harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar hafalan. Salah satu bentuknya adalah memastikan pemerintah hadir menjamin kesejahteraan lanjut usia (lansia) tanpa diskriminasi.
Pernyataan itu disampaikan saat ia menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Pulau Harimau, Cingwan Dalam, Gang Nurdin, Lingkungan V, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (11/7/2026).
Ketua Fraksi PAN-Perindo DPRD Medan ini menjelaskan, setiap sila dalam Pancasila saling berkaitan dan harus diimplementasikan dalam kebijakan.
“Kalau sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa berjalan dengan baik, maka akan lahir sila kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Begitu juga sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia harus nyata dirasakan,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Medan itu.
Sebagai bentuk keadilan sosial, Bahrumsyah mendesak Pemko Medan bersikap adil dalam pemenuhan hak dasar warga, terutama dalam penyaluran bantuan untuk Lansia.
“Implementasi sila kelima itu nyata. Bantuan untuk lansia harus adil, tidak boleh pilih-pilih berdasarkan desil. Ini hak dasar mereka yang wajib dipenuhi negara,” pintanya.
Politisi Dapil II Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan ini juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali nilai gotong royong dan musyawarah dari sila ketiga dan keempat.
“Hari ini banyak yang sudah jauh dari musyawarah dan mufakat. Padahal itu kunci persatuan kita sebagai bangsa,” ujarnya.
Ia menutup dengan mengingatkan bahwa Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang yang mengutamakan persatuan.
“Pancasila harus jadi pedoman hidup. Bukan hanya di atas kertas, tapi di setiap kebijakan pemerintah untuk rakyat. Kalau itu dijalankan, insyaallah kehidupan masyarakat akan damai,” pungkasnya. (Dicky)
