![]() |
| Foto: Tim LPPM USU Bersama PKK Kecamatan Medan Deli |
Kegiatan tersebut
menghadirkan edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi ibu-ibu PKK dengan mengangkat
pemanfaatan daun sirih sebagai salah satu bahan herbal yang dapat digunakan
untuk membantu memelihara kesehatan rongga mulut. Kegiatan ini turut dihadiri
oleh Ibu Ketua PKK Kecamatan Medan Deli, Dr. T. Amalia Maulidina Johan, serta
Ibu Ketua PKK Kelurahan Titi Papan, Henni Endayani, M.Pd. Ketua tim pengabdian
adalah Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU), Dr.
Gema Nazri Yanti, drg., M.Kes., dengan anggota tim drg. Siska Ella Natassa,
M.DSc. dan drg. Darmayanti Siregar, M.K.M.
Dalam kegiatan tersebut, ibu-ibu PKK
mendapatkan edukasi mengenai kandungan dan potensi manfaat daun sirih bagi
kesehatan rongga mulut, termasuk cara pengolahannya untuk dimanfaatkan sebagai
obat kumur. Penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab
sehingga peserta dapat memperoleh penjelasan secara langsung mengenai
pemanfaatan bahan herbal tersebut. Ibu Ketua PKK Kecamatan Medan Deli
mengapresiasi kegiatan pengabdian yang dilaksanakan LPPM USU.
Menurutnya,
edukasi kesehatan yang diberikan secara langsung kepada masyarakat dapat
menambah pengetahuan ibu-ibu PKK sekaligus mendukung upaya menjaga kesehatan
keluarga. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh LPPM USU di
Kecamatan Medan Deli bersama dokter-dokter yang hadir. Semoga melalui penyuluhan
ini, ibu-ibu PKK mendapatkan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan daun sirih
dan dapat menerapkannya di rumah sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan gigi
dan mulut keluarga,” ujar Dr. T. Amalia Maulidina Johan. Ketua tim pengabdian,
Dr. Gema Nazri Yanti, drg., M.Kes., menjelaskan bahwa daun sirih merupakan salah
satu bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat dan berpotensi
dimanfaatkan dalam pemeliharaan kesehatan rongga mulut apabila digunakan secara
tepat.
“Daun sirih dapat direbus dan dimanfaatkan sebagai obat kumur yang dapat
membantu menurunkan jumlah bakteri penyebab gigi berlubang di dalam rongga
mulut. Harapannya, informasi yang diberikan dapat dipahami dan dimanfaatkan
dengan baik oleh ibu-ibu PKK. Kami juga ingin mengenalkan bahwa bahan yang ada
di sekitar kita dapat memiliki manfaat apabila digunakan dengan pengetahuan yang
tepat,” jelas Dr. Gema Nazri Yanti. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan
berlangsung, terutama pada sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan
mengenai manfaat daun sirih, cara pengolahan, serta penggunaannya sebagai obat
kumur. Diskusi tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh
informasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka dalam menjaga kesehatan gigi dan
mulut keluarga.
Sebagai bagian dari kegiatan, tim pengabdian juga membagikan
bibit daun sirih kepada ibu-ibu PKK Kelurahan Titi Papan untuk ditanam dan
dimanfaatkan secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk
kontribusi LPPM USU dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan masyarakat
sekaligus memperkenalkan pemanfaatan potensi bahan alami yang dekat dengan
kehidupan sehari-hari.
