![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, S.T mensosialisasikan Perda Penyelenggaraan Adminduk di Jalan Rawa Cangkuk III, Medan Denai, Sabtu (15/8/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky) |
Agiodeli.id - Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, S.T tidak sekedar melaksanakan Penyelenggaraan Sosialisasi Pembentukan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Adminduk, namun Edi Saputra juga mengajarkan ratusan warga yang hadir tentang cara cek Desil Bansos di acara yang digelar di Jalan Rawa Cangkuk III, Tegal Sari Mandala II, Medan Denai, Sabtu (15/8/2026).
"Segala kehidupan kita tidak lepas dari Adminduk. Mulai akte lahir, KK, KTP, akte kematian, surat pindah. Pulang dari sini cek dulu di rumah. Sudah sinkron belum? Seperti nama saya Edi Saputra, S.T harus sama semua penulisan hurufnya di KK, KTP, buku nikah dan Adminduk lainnya. Jangan ada yang beda," tegasnya.
Edi mencontohkan, jika nama suami di KTP dan buku nikah beda satu huruf, istri tidak bisa menuntut jika suami mau nikah lagi.
"Bila si suami mau nikah lagi, si istri tidak bisa menuntut karena nama si suami tidak sinkron di KTP dengan di buku nikah. Makanya, Adminduk ini penting," ujarnya.
![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, S.T mensosialisasikan Perda Penyelenggaraan Adminduk di Jalan Rawa Cangkuk III, Medan Denai, Sabtu (15/8/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky) |
Begitu juga dengan perbedaan nama di akte lahir. Edi menambahkan, bila merubah nama yang tidak sinkron di akte lahir, bisa repot. Karena mengurusnya harus ke pengadilan dulu.
Begtiu juga dengan nama di ijazah. Harus disinkronkan dengan Adminduknya.
"Apa guna data sinkron ini? Sekarang, kalau anak-anak kita mau daftar PNS, polisi dan lainnya, harus memiliki data Adminduk yang sinkron. Bila tidak sinkron, maka dipastikan tidak lulus tahap awal pendaftarannya secara online," jelasnya.
Kaitan lainnya. Edi menambahkan data Adminduk yang sinkron berkaitan dengan Bansos. Bila data tidak sinkron, dipastikan warga tersebut tidak dapat bantuan.
![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, S.T berpose bersama para pengurus BM PAN, Babinsa dan Bhabinkantibmas yang hadir di acara itu, Sabtu (15/8/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky) |
"Jadi, tidak usah ribut dan protes ke Kepling bila tidak dapat bantuan. Padahal, data Adminduknya yang tidak sinkron," paparnya.
Karena ada banyak Bansos dari pemerintah, seperti PKH, BPNT, PBI, PIP, KIP Kuliah, bantuan subsidi upah, bantuan stimulua listrik, bantuan Lansia, bantuan disabilitas, bantuan UMKM DNA lainnya.
"Semua ini bisa didapatkan kalau Adminduknya sinkron," ujarnya.
![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, S.T mengajari warga cara cek Desil Bansos, Sabtu (15/8/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky) |
Ajari Warga Cara Cek Desil Lewat Ponsel
Dalam sosper itu Edi langsung mempraktikkan cara cek bansos dan mengajarkannya kepada ratusan warga yang hadir.
"Sekarang, silakan dibuka handphonenya masing-masing. Buka Google, ketik "cek Desil" atau "cek Bansos Kemensos". Masukkan NIK, klik cari data. Lihat Desil. Yang berpeluang dapat bantuan adalah Desil 1 sampai 4," jelasnya.
"Jika masuk Desil 1-4, buka Playstore, download aplikasi "Cek Bansos", isi NIK, No KK, email dan HP aktif," sambungnya.
Edi juga mengingatkan penyebab warga masuk Desil 5-10 (dianggap mampu) sehingga tidak dapat bantuan, seperti pendapatan di atas UMK, punya BPJS Ketenagakerjaan, listrik di atas 900 watt, ada keluarga ASN, punya cicilan rumah/mobil/motor, pinjaman online, bahkan terdeteksi judi online.
"Selain itu, jangan jual data rekening anak kita. Karena bisa disalahgunakan untuk judi online. Kalau terdeteksi, satu keluarga itu dianggap mampu. Senin nanti langsung tutup ke bank kalau rekening sudah tidak dipakai," paparnya.
![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, S.T (tengah) berpose bersama warga yang sudah mendapatkan Adminduk gratis, Sabtu (15/8/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky) |
Yang tak kalah menariknya, dalam kesempatan itu, Edi Saputra juga membagikan ratusan Adminduk kepada ratusan warga yang hadir di acara tersebut.
Pembagian ratusan Adminduk warga itu diurus oleh tim Posko Peduli Edi Saputra secara gratis.
Posko yang beroperasi di Jalan Mandala By Pass itu buka setiap Senin sampai Jumat mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. (dicky)




