
Rapat darurat bencana
AgioDeli.id- Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution telah mengeluarkan Instruksi Sigap Bencana sejak 16 September 2025. Instruksi ini ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Sumut sebagai antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir dan tanah longsor.
Instruksi bernomor 188.54/INST/2025 tersebut dikeluarkan menyikapi perubahan iklim di Sumut berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Sumut edisi Agustus 2025, yang memprediksi curah hujan sedang hingga tinggi pada periode September–November 2025.
Gubernur Bobby menekankan tujuh poin penting yang harus segera ditindaklanjuti:
Meningkatkan koordinasi dengan BMKG Wilayah I Sumut untuk memperoleh informasi peringatan dini dan mempercepat penyebarluasan informasi bencana.
Melakukan identifikasi wilayah rawan bencana hidrometeorologi basah dan mengamati potensi bencana.
Menganalisis hasil pengamatan, mengambil keputusan, dan menyebarluaskan informasi peringatan dini.
Meningkatkan kewaspadaan masyarakat, terutama di kawasan risiko tinggi seperti sepanjang sungai dari hulu ke hilir, serta lereng dan tebing.
Melakukan koordinasi berjenjang dengan pemerintah pusat, instansi vertikal, dan pihak terkait lainnya dalam mitigasi bencana.
Menyiapkan jalur evakuasi dan tempat pengungsian yang aman bagi masyarakat terdampak.
Mengidentifikasi kebutuhan dan ketersediaan sumber daya di wilayah masing-masing, serta menyusun rencana kontinjensi bencana.
Selain instruksi tersebut, Gubernur Bobby juga menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan banjir bandang secara virtual bersama Kepala BMKG RI, Dwikorita Karnawati, di Kantor Camat Desa Timbang Jaya, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, pada Jumat, 26 September 2025. (*)