![]() |
| Rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (15/6/2026). (Foto : ist) |
Agiodeli.id – Fraksi PAN-Perindo DPRD Kota Medan menyoroti masih rendahnya kemandirian fiskal daerah dan besarnya SILPA dalam LPJ APBD Kota Medan Tahun 2025.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Fraksi PAN-Perindo H.T. Bahrumsyah dalam rapat paripurna, Senin (15/6/2026).
Bahrumsyah mencatat PAD 2025 terealisasi Rp3,09 triliun atau 80% dari target Rp3,7 triliun. Kontribusinya terhadap total pendapatan Rp6,3 triliun baru 48,4%.
"Dengan kontribusi PAD segitu, kemandirian fiskal Kota Medan masih perlu ditingkatkan. Potensi pendapatan harus dioptimalkan agar ketergantungan ke dana transfer berkurang," ujarnya.
Fraksi juga menyoroti realisasi pajak daerah 82,26%, retribusi sampah 83,66%, dan parkir 88%. Pendapatan dari aset Rp18 miliar dinilai belum sebanding dengan nilai aset Pemko Rp35 triliun. Kontribusi BUMD ke PAD juga belum optimal.
Di sisi belanja, serapan hanya Rp5,8 triliun atau 82% dari pagu Rp7,07 triliun. Akibatnya muncul SILPA Rp592 miliar.
"Besarnya SILPA menunjukkan masih ada program yang belum terlaksana optimal. Perencanaan dan pelaksanaan anggaran harus ditingkatkan," tegas Bahrumsyah. (dicky)
