-->

BUMD Medan Merugi, Ketua Komisi III : Wali Kota Harus Bertanggungjawab

Editor: Dicky author photo
Ketua Komisi III DPRD Medan, Salomo Pardede. (Foto : ist)

Agiodeli.id - Wali Kota Medan, Rico Waas dinilai gagal memajukan BUMD Kota Medan. PUD Pembangunan dan PUD RPH merugi setiap tahun, PUD Pasar hanya untung Rp400 juta setahun dari 52 pasar yang dikelola.

Kritikan keras itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Medan Salomo TR Pardede, Kamis (6/8/2026).

"Wali Kota Medan tetap menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas kondisi BUMD saat ini. Karena yang memilih orang-orang untuk mengisi direksinya itu beliau. Ketika BUMD tidak berkembang dan malah mengalami kemunduran, sudah jelas yang disalahkan Wali Kota," tegas Salomo.

Ia menyebut kondisi PUD Pembangunan sangat kronis hingga tak mampu membayar gaji karyawan penuh.

"Bayangkan saja, membayar gaji karyawan saja tidak bisa. Berarti perusahaan ini tidak sehat. Apapun alasannya, ini jelas tidak wajar. Mau sampai kapan seperti ini terus? Bertahun-tahun merugi," ketusnya.

Begitu juga PUD RPH yang dinilai masih hidup dari subsidi APBD setiap tahun.

"Kalau hanya mengandalkan subsidi APBD, terus fungsi BUMD apa? Wali Kota tidak bisa sekedar cakap-cakap evaluasi, harus ada bukti nyata," ujarnya.

Sorotan paling tajam ke PUD Pasar. Dengan 52 pasar tradisional, laba hanya Rp400 juta setahun dinilai tidak masuk akal.

Salomo menegaskan Fraksi Gerindra akan mengawal ketat perkembangan BUMD karena menyangkut PAD dan kepentingan masyarakat.

"Harusnya bisa belasan miliar per tahun. Tapi ini cuma Rp400 juta. Kami sangat yakin banyak kebocoran terjadi dan PUD Pasar juga kurang transparan dalam pengelolaan dengan pihak ketiga," ungkapnya. (dicky)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com