Agiodeli.id - Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Simalungun tengah diperjuangkan untuk masuk pasar supermarket.
Upaya memperluas akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Simalungun terus dilakukan oleh Rospita Purba.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah, menembus market pasar swalayan. Hal itu dilakukan Rospita Purba dengan melakukan pertemuan dengan manajemen Irian Supermarket & Department Store yang berlokasi di Jalan Gereja No. 38, Nagahuta Timur, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Jumat 31 Juli 2026.
Pada kesempatan itu, Rospita Purba diterima oleh Manager Marketing Irian Group, Eka Surya Kesuma, bersama Cut Silvia selaku Merchandiser Head Office. Dalam kesempatan itu, manajemen Irian Group menyampaikan komitmennya untuk mendukung pemasaran produk-produk UMKM lokal.
Eka Surya Kesuma menjelaskan, Irian Group yang telah beroperasi hampir 30 tahun dan memiliki 11 cabang yang tersebar di Medan, Deli Serdang, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Kisaran dan sejumlah daerah lainnya di Sumatera Utara, sejak awal selalu memberikan ruang bagi UMKM di setiap daerah tempat mereka membuka cabang.
"Saat pembukaan cabang di Pematangsiantar, kami memberikan kesempatan selama tiga hari bagi UMKM untuk memamerkan produknya. Kami juga menyediakan ruang bagi produk UMKM sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan kehadiran Ibu Rospita, komunikasi dengan pelaku UMKM Simalungun tentu akan semakin mudah," ujarnya.
Ia juga menawarkan penyelenggaraan pameran khusus UMKM Simalungun di Irian Supermarket selama satu minggu. Produk yang ditampilkan tidak hanya makanan dan minuman, tetapi juga berbagai produk unggulan lainnya seperti kain ulos, kerajinan tangan, serta hasil karya UMKM lainnya.
![]() |
| manajemen Irian Supermarket & Department Store yang berlokasi di Jalan Gereja No. 38, Nagahuta Timur, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Jumat 31 Juli 2026. |
"Kalau Ibu Rospita dapat mengoordinasikan para pelaku UMKM, mari kita laksanakan pameran ini. Apabila produknya diminati pasar, kami siap memperluas pemasarannya ke cabang-cabang Irian Group lainnya," tambahnya.
Sementara itu, Rospita Purba mengapresiasi sambutan serta respon yang diberikan manajemen Irian Group. Ia menjelaskan bahwa selama ini dirinya fokus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap UMKM di berbagai kecamatan di Kabupaten Simalungun.
"Setelah berkeliling ke berbagai kecamatan, saya melihat banyak produk UMKM yang sudah berkualitas dan mampu berdiri sendiri. Namun, mereka masih membutuhkan wadah dan galeri untuk mempromosikan hasil produksinya secara lebih luas. Karena itu, saya berupaya membuka akses pemasaran bagi produk-produk UMKM Simalungun," katanya.
Menurut Rospita, berbagai produk unggulan seperti aneka makanan tradisional berbahan tepung mocaf, kerajinan, hingga tenun ulos memiliki potensi besar untuk berkembang. Sebagian besar pelaku UMKM juga telah memenuhi persyaratan administrasi. Sehingga siap dipasarkan ke pasar yang lebih luas, termasuk ke Kota Medan.
Ia menambahkan bahwa salah satu kendala yang selama ini dihadapi pelaku UMKM adalah minimnya informasi mengenai peluang pemasaran dan kerja sama dengan sektor ritel modern.
"Kami hadir untuk membantu menjembatani informasi tersebut. Memang masih ada beberapa persyaratan yang perlu dilengkapi oleh para pelaku UMKM, namun kami optimistis semuanya dapat dipenuhi. Terima kasih kepada manajemen Irian Group atas kesempatan yang diberikan. Besar harapan kami agar kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pemasaran dan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Simalungun," tutup Rospita.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal kolaborasi antara Irian Group dan pelaku UMKM Simalungun sehingga produk-produk lokal semakin dikenal masyarakat dan memiliki peluang untuk dipasarkan lebih luas melalui jaringan cabang Irian Group di Sumatera. (B Warsito)

