-->

Wawasan Kebangsaan di SMPN 4 Medan, Edi Saputra Ajak Pelajar Jadi Generasi Pancasila yang Cerdas Bermedsos

Editor: Dicky author photo
Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra S.T mensosialisasikan Wawasan Kebangsaan di SMPN 4, Jalan Jati III, Medan, Sabtu (8/8/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky)

Agiodeli.id – Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, S.T menggelar Kegiatan Wawasan Kebangsaan dengan tema 'Pelajar Pancasila di Era Digital Dengan Cerdas Menyaring Informasi, Bijak Bermedia Sosial Serta Menjadi Generasi Penjaga NKRI' di SMPN 4 Medan, Jalan Jati III, Sabtu (8/8/2026).

Dalam pemaparannya, politisi PAN itu menekankan tiga kriteria Pelajar Pancasila di era digital.

"Ada 3 hal kriteria Pelajar Pancasila, pertama, tetap berakhlak saat berselancar, menghormati perbedaan sesama saat berselancar dan stop cyber bullying serta bangun silaturahim," kata Edi.

Edi juga mengingatkan pentingnya literasi informasi sebelum membagikan konten.

"Ada tiga hal yang harus dipahami ketika membaca dan menerima informasi yakni periksa sumber beritanya, baca sampai tuntas informasinya dan pikirkan sebelum dibagi. Tiga tahapan itulah yang dilakukan sebelum membagikan sebuah informasi," jelasnya.

Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra S.T mensosialisasikan Wawasan Kebangsaan di SMPN 4, Jalan Jati III, Medan, Sabtu (8/8/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky)

Menurut Edi, Pelajar Pancasila adalah pelajar yang berakhlak dan bermoral serta bijak bermedia sosial agar tidak terjerat UU ITE.

"Jaga jempol dan lisan saat berkomentar, batasi scrolling yang berlebihan, utamakan tugas sekolah dan istirahat. Kalau mau buat konten, buatlah yang kreatif dan bermanfaat. Seperti konten hafalan Pancasila, Proklamasi dan Pembukaan UUD 1945. Ini pasti viral, karena belum dibuat orang," ujarnya.

"Hati-hati dalam bermedia sosial. Bila melanggar UU ITE bisa dipenjara," tambahnya.

Dalam kegiatan itu, Edi juga menguji sejumlah siswa untuk hafal Pancasila, Proklamasi dan Pembukaan UUD 1945.

Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra S.T mensosialisasikan Wawasan Kebangsaan di SMPN 4, Jalan Jati III, Medan, Sabtu (8/8/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky)

Sementara itu narasumber Arifani, S.H., M.H mengatakan keberagaman di Indonesia harus dijaga seperti keberagaman di sekolah.

"Indonesia itu seperti di sekolah kita yang memiliki beraneka ragam suku dan agama. Peradaban Indonesia itu jadi satu kesatuan, itulah Indonesia," paparnya.

Ia mencontohkan pengamalan Pancasila sila pertama dengan beribadah dan tidak mengganggu orang lain beribadah, serta sila kedua dengan tidak melakukan bullying.

"Intinya adalah bijak-bijaklah menggunakan media sosial. Karena berpotensi melanggar Undang-undang ITE," jelasnya.

Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra S.T berpose bersama usai mensosialisasikan Wawasan Kebangsaan di SMPN 4, Jalan Jati III, Medan, Sabtu (8/8/2026). (Foto : agiodeli.id/dicky)

Kepala SMPN 4 Medan, Sarifah Hanum Sipahutar, M.Pd menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyebut SMPN 4 Medan memiliki 1.038 siswa kelas 7, 8 dan 9.

"Anak-anakku, kalian adalah generasi emas. Kalian harus memiliki karakter yang kuat, mental yang kokoh dan rasa cinta yang mendalam terhadap tanah air. Kegiatan ini bukan rutinitas biasa tapi wadah untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila," katanya.

Terlebih lagi di era digital, tantangan generasi muda semakin berat. 

"Banyak tradisi yang tidak sesuai tradisi bangsa masuk lewat gawai kalian. Ini harus diantisipasi dengan meningkatkan rasa nasionalisme dan meningkatkan toleransi dan hindari bullying," pungkasnya.

Turut hadir Wakasek Sarana dan Prasarana SMPN 4 Medan, Wakasek Kurikulum Analis Saragih, Wakasek Kesiswaan H. Nazir Hidayat dan Wahyu Tanoto yang membacakan doa di acara tersebut. (dicky)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com