![]() |
| Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen menggelar Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Willem Iskandar, Medan Tembung, Minggu (9/8/2026). (Foto : agiodeli.id/Dicky) |
Agiodeli.id – Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen mengajak warga tidak sekadar hafal Pancasila, tapi menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu ia sampaikan saat Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Willem Iskandar No. 08, Kelurahan Indra Kasih, Medan Tembung, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan Medan Tembung, Affandi Harahap mewakili Camat, perwakilan Lurah Awaludin dan perwakilan Kesbangpol Medan, Donald Simanjuntak.
Wong Chun Sen menegaskan Pancasila jangan hanya jadi jargon dan simbol.
"Jangan hanya menggaungkan Pancasila, tetapi kita juga harus memahami dan memaknainya. Pancasila bukan hanya untuk dihafal, melainkan harus dilaksanakan," kata Wong.
Ia mengusung tema "Gotong Royong: Pancasila dalam Tindakan". Menurutnya gotong royong adalah wujud nyata Pancasila.
"Gotong royong berarti kita bekerja bersama-sama, saling menolong secara sukarela. Kita tidak bisa hidup sendiri," ujarnya.
Contoh sederhananya kerja bakti bersihkan lingkungan, bersihkan parit cegah banjir, perbaiki fasilitas umum hingga bantu warga kesulitan.
Wong juga mengingatkan warga jangan jadikan perbedaan suku, agama dan budaya sebagai alasan perpecahan.
"Jangan ada dalam diri kita merasa paling hebat dan menganggap yang lain tidak benar. Kita harus belajar hidup bersama," katanya.
Dalam kesempatan itu, politisi PDIP tersebut juga meminta orang tua lebih awasi penggunaan gawai anak. Jika anak jadi pendiam, tertutup dan lebih banyak main HP di kamar, harus jadi perhatian.
"Kalau anak-anak memiliki masalah, orangtua bisa mengetahuinya melalui komunikasi di meja makan. Jangan sampai anak merasa sendirian dan mencari jawaban dari sumber yang tidak tepat," pungkasnya. (dicky)
