
Suasana di rumah duka
AgioDeli.id- Seorang mahasiswa berinisial COT (25), warga Desa Purwobinangun, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, meninggal dunia pada Sabtu, 17 Januari 2026 dini hari. Korban diduga meninggal akibat overdosis setelah mengonsumsi minuman keras di tempat hiburan malam
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa bermula pada Jumat, 16 Januari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, saat korban bersama sejumlah rekannya menghadiri pesta ulang tahun di sekitar rumahnya. Dalam kegiatan tersebut, mereka mengonsumsi minuman keras jenis anggur merah hingga sekitar pukul 24.00 WIB.
Sekitar pukul 02.00 WIB, korban bersama rekan-rekannya melanjutkan aktivitas ke salah satu tempat hiburan malam Blue Night yang berada di Dusun Ban Rejo (Kloneng), Desa Purwobinangun, Kecamatan Sei Bingai. Di lokasi tersebut, rombongan kembali mengonsumsi minuman keras jenis soju hingga sekitar pukul 04.00 WIB.
Salah seorang saksi, Rafael Egidian (22) melihat korban dalam posisi duduk dan tidak merespons. Saat didekati, korban terlihat mengeluarkan busa dari mulut. Menyadari kondisi tersebut, saksi bersama rekan lainnya segera membawa korban ke Klinik Basana di Dusun Pasar Pinter, Desa Purwobinangun.
Namun, petugas medis klinik menyarankan agar korban segera dirujuk ke RSU Djoelham Binjai. Korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 04.40 WIB dalam kondisi tidak sadarkan diri. Meski sempat mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WIB.
Dokter jaga IGD RSU Djoelham Binjai, dr. Ayu, menjelaskan bahwa saat tiba di IGD, korban sudah dalam kondisi henti napas (apnea) dan henti jantung (cardiac arrest). Selanjutnya, jenazah diserahkan ke bagian forensik untuk penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 06.00 WIB, jenazah korban dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan.
Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya mendatangi rumah korban, meminta keterangan saksi-saksi, berkoordinasi dengan Polsek Sei Bingai, serta melaporkan kejadian tersebut ke komando atas. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih dalam pendalaman lebih lanjut. (*)