![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, Saipul Bahri, S.E saat membacakan hasil laporan Reses Dapil II saat rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (31/8/2026). (Foto : ist) |
Agiodeli.id - Hasil laporan Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 seluruh anggota DPRD Kota Medan di Daerah Pemilihan (Dapil) II membongkar sederet persoalan yang selama ini jadi 'PR' atau pekerjaan rumah Pemerintah Kota Medan.
Mulai dari infrastruktur rusak hingga layanan dasar yang belum merata.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, Saipul Bahri, S.E saat menyampaikan Laporan Hasil Reses VI Masa Sidang III 2025–2026 di Rapat Paripurna, Senin (31/8/2026).
Diketahui, Dapil II mencakup Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan.
5 Persoalan Mendesak Warga Medan Utara
![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, Saipul Bahri, S.E (tengah) saat mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (31/8/2026). (Foto : ist) |
Dari hasil menyerap aspirasi, Saipul Bahri pun memetakan 5 isu utama yang harus segera ditangani Pemko Medan :
1. Perbaikan Infrastruktur
Jalan Bom Lama di Pekan Labuhan rusak parah dan rawan kecelakaan saat hujan. Warga juga mengeluhkan drainase di Sei Mati, Belawan Bahari, Pulau Sicanang.
Khusus Titi Lama penghubung Rengas Pulau - Martubung, Saipul menyoroti potensi abrasi Sungai Deli yang mengancam permukiman.
2. Data Bansos Kacau
Masih banyak warga kurang mampu yang belum mensapatkan bantuan. Sebaliknya ada yang tidak tepat sasaran.
“Untuk Dinas Sosial, kami berharap agar dilakukan pembenahan Desil dan pendataan ulang warga yang tidak mampu,” jelas Saipul.
3. Air Bersih dan Penerangan
Warga Medan Marelan dan Kelurahan Titi Papan masih kesulitan mengakses air bersih. Minimnya lampu jalan di Jalan Speksi, Martubung dan Pekan Labuhan juga dinilai rawan kriminalitas.
4. Layanan Kesehatan
Terkait dengan layanan kesehatan, Saipul Bahri mengatakan bahwa masyarakat di Dapil II membutuhkan Puskesmas dan Posyandu di 3 kecamatan Dapil II.
Selain itu, Saipul Bahri juga mendorong pelayanan UHC pakai KTP dipermudah agar warga tidak dipersulit saat sakit.
5. Pendidikan dan Administrasi
Di pendidikan, Saipul Bahri menyampaikan aspirasi masyarakat Dapil II yang meminta tambahan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) untuk SD dan SMP.
Untuk administrasi, Disdukcapil diminta mempermudah perubahan data pekerjaan agar data bantuan lebih valid.
Aspirasi Ini Amanah, Bukan Sekadar Laporan
![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, Saipul Bahri, S.E (kanan belakang) saat mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (31/8/2026). (Foto : ist) |
Saipul menegaskan reses adalah amanah langsung dari warga yang harus diperjuangkan.
“Berbagai aspirasi ini kami sampaikan kepada Wali Kota Medan melalui OPD terkait, dengan harapan dapat segera ditindaklanjuti. Masalah drainase, banjir, jalan rusak, hingga distribusi air bersih adalah persoalan nyata yang dihadapi warga di lapangan,” tegasnya. (dicky)


