![]() |
| Rospita Purba saat ikut hadir pada demo memasak UMKM Cantik Manis Nagori Bandar Malela, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun dengan bahan dasar tetelan daging dan kepala ikan nila. |
Agiodeli.id - UMKM Cantik Manis Nagori Bandar Malela, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, menggelar demo memasak dengan bahan dasar tetelan dan kepala ikan nila, Jumat 23 Oktober 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Masyarakat Agri Usaha Daerah (MARSADA) Simalungun bersama pelaku UMKM Cantik Manis Kecamatan Gunung Maligas dan pihak PT Suri Tani Pemuka (STP), anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.
Turut hadir Pembina MARSADA Rospita Purba External Relation PT Suri Tani Pemuka (STP) Reza Siregar, dan Pangulu Nagori (Kepala Desa) Bandar Malela Wahyudi.
Hadir pula Ketua Perempuan MARSADA Simalungun Erny Frida Simanjuntak, Koordinator UMKM Cantik Manis Kecamatan Gunung Maligas Lesniwati, serta sejumlah ibu-ibu pelaku UMKM kecamatan tersebut.
Rospita Purba selaku Pembina MARSADA mengatakan, demo memasak tersebut bertujuan mengkreasikan masakan yang menggunakan bahan baku tetelan daging dan kepala ikan nila yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
"Saya berharap agar ada makanan atau masakan yang menjadi khas dari Simalungun dengan menggandeng Japfa. Saya bersyukur pihak Japfa mau mendukung dan juga bersemangat menciptakan produk baru khas dari Simalungun," ujar Rospita
Dalam demo itu, ibu-ibu dari UMKM Cantik Manis mengolah bahan baku ikan nila menjadi empat produk unggulan, yakni bakso nila, nugget nila, abon nila, serta gulai asam kepala nila.
![]() |
| UMKM Cantik Manis tunjukkan bakso, nugget, abon serta kepala ikan nila gulai asam hasil demo memasak. |
Hasil olahan tersebut mendapat apresiasi dari pihak PT Japfa, Rospita Purba, dan Erny Frida Simanjuntak karena cita rasanya yang gurih, teksturnya lembut, dan berpotensi menjadi produk khas daerah.
Rospita yang merupakan Istri Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga ini berharap, demo memasak tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berlanjut menjadi produk komersial yang menambah pendapatan pelaku UMKM dan menjadi ikon kuliner baru Simalungun.
"Harapan kami, dari demo ini lahir produk baru yang menambah pemasukan untuk pelaku UMKM di Simalungun dan menjadi ciri khas tersendiri," katanya.
Potensi Nila Simalungun yang Melimpah
Kabupaten Simalungun dikenal sebagai salah satu sentra budi daya ikan nila di Sumatra Utara, dengan dukungan program dari Dinas Perikanan setempat.
Pemanfaatan bagian tetelan dan kepala ikan yang kerap dianggap limbah menjadi strategi hilirisasi untuk meningkatkan nilai jual dan mengurangi limbah pangan, sejalan dengan program ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan.
PT Suri Tani Pemuka (STP) sendiri merupakan bagian dari PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang fokus pada pembibitan, pembesaran, dan pengolahan ikan nila serta udang, dan aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat pembudi daya melalui program corporate social responsibility (CSR).(B Warsito)


