
Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Pemko Medan
AgioDeli.id- Lupakan segala perbedaan di antara kita — perbedaan suku bangsa, agama, maupun latar belakang. Bersatulah dalam memperjuangkan Indonesia. Semangat inilah yang menjadi dasar lahirnya slogan dan nilai utama Kota Medan saat ini, yakni Medan untuk semua dan semua untuk Medan.
Demikian pesan Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Selasa, 28 Oktober 202, di halaman depan Kantor Walikota Medan.
Dalam pidatonya, Walikota menegaskan bahwa semangat persatuan yang diwariskan para pemuda 1928 harus terus menyala dalam kehidupan masyarakat Medan yang majemuk.
“Medan adalah kota yang inklusif bagi setiap pribadi yang ada di dalamnya. Setiap pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi besar dalam pembangunan kota ini,” ujarnya.
Dengan mengenakan baju adat Jawa Tengah, Walikota memimpin jalannya upacara yang berlangsung khidmat dan diikuti antara lain oleh Wakil Walikota H. Zakiyuddin Harahap, pimpinan perangkat daerah, para camat, organisasi kepemudaan, serta pramuka.
Upacara ditandai dengan sejumlah rangkaian kegiatan, antara lain pembacaan teks Pancasila oleh Pembina Upacara yang diikuti seluruh peserta upacara, yang juga mengenakan pakaian adat. Selanjutnya dilakukan pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945 serta pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928.
Dalam kesempatan itu Walikota juga membacakan amanat tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Dalam amanat itu, Menpora mengajak generasi muda untuk terus menjadi pelaku perubahan di era digital dan globalisasi.
Upacara ditutup dengan ajakan Wali Kota agar semangat persatuan terus menjadi napas dalam membangun Kota Medan. (*)