![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, Saipul Bahri, S.E saat mengikuti RDP di ruang Komisi I DPRD Medan, Senin (28/9/2026). (Foto : agiodeli.id/Dicky) |
Agiodeli.id - Permasalahan kontainer yang ditempatkan di Gang Roti, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, berujung Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I DPRD Medan, Senin (28/9/2026).
Warga memprotes keberadaan kontainer milik Sek Khok yang dinilai mengganggu kebersihan lingkungan. Dari 16 ruko di lokasi tersebut, 8 diantaranya kosong, dan bangunan kontainer disebut sudah hampir rubuh, kotor, dan menjadi sarang hama.
Warga pelapor, Ongki, dalam RDP mengatakan kontainer itu sudah tidak berfungsi.
"Kontainer itu sudah tidak fungsinya dan bahkan sudah hancur, jadi hama di lingkungan kita. Mulai dari kotornya dan banyak tikus disitu. Kami perlu lingkungan yang bersih disitu," ujarnya.
Sementara Pemilik Kontainer, *Sek Khok* berdalih kontainer tersebut sudah 30 tahun berada di lokasi dan awalnya digunakan sebagai gudang goni.
"Dulu ada gorong-gorong, sekarang dimatikan oleh semua pemilik rumah. Kalau pun kita mau pindahkan, mau dipindahkan kemana? Kontainer itu sudah 30 tahun disitu. Dulu disitu kami buat untuk menyimpan gudang goni," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I, Saipul Bahri, S.E mencoba menggugah hati nurani pemilik kontainer agar berkenan memindahkannya tanpa paksaan.
"Kira-kira bapak berkenan menggugah hati nurani bapak tanpa unsur paksaan siapapun untuk memindahkan kontainer itu. Bapak keberatan, nggak? Kami mewakili masyarakat yang mengadu dan tidak pandang bulu siapa yang dilaporkan," kata Saipul.
Bagaimanapun, Saipul Bahri menilai masalah tersebut hanya bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
"Sebenarnya, masalah ini masalah kecil yang bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Apalagi, keluarga pelapor dan terlapor merupakan kerabat sejak lama," paparnya.
Mewakili Satpol PP Medan, Rudi Manurung menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas SDABMBK Medan.
"Saya telepon staf SDABMBK, itu belum masuk dalam kawasan PSU. Alangkah baiknya dari SDABMBK menerangkan bahwa jalan masuk perumahan itu memang clear perawatan kita. Kami sudah surati. Kami mau Dinas SDABMBK menyuratinya agar Satpol PP bisa menindaknya," paparnya. (Dicky)
